Ph Air Minum gede Benarkah Bermanfaat Bagi Kesehatan?

Perilaku penjamah makanan di rumah sakit, baik secara langsung ataupun tidak langsung dapat mengakibatkan kualitas makanan yang disajikan untuk pasien. Pemeliharaan pulcritud dan sanitasi perorangan merupakan kunci dalam pemeliharaan limpieza dan sanitasi makanan. Sebagian besar kejadian pencemaran makanan disebabkan oleh tidak terpeliharanya higiene dan sanitasi pekerja yang terlibat dalam rédigée pengolahan, pemasakan dan penyajian makanan.

Karena kesalahan dalam cara penyimpanan bahan dapat menurunkan mutu lalu keamanan makanan. Tujuan penyimpanan bahan makanan adalah agar bahan makanan tidak mulus rusak dan kehilangan harga gizinya. Penyimpanan bahan makanan sebaiknya dalam keadaan bersih dan terbungkus untuk menjauhi pencemaran ulang dalam penyimpanan. Pengolahan makanan juga sungguh-sungguh menentukan sehat dan tidaknya makanan. Pengolahan makanan adalah proses pengubahan bentuk dari bahan mentah menjadi makanan siap santap. Pengolahan makanan yang baik adalah dalam mengikuti kaidah dan prinsip hygiene dan sanitasi.

Lankah terakhir yg bisa menentkan sehat dan tidaknya adalah cara penyajian makanan. Saat penyajian makanan yang perlu diperhatikan merupakan agar makanan tersebut terhindar dari pencemaran. Untuk tersebut maka peralatan yang dimanfaatkan dalam penyajian dalam kondisi baik, bersih dan tenang, penjamah yang menyajikan disyaratkan sopan dan menjaga kesehatan dan kebersihan pakaiannya. Teknis penyajian makanan yang menarik untuk memberikan nilai tambah dalam menarik pelanggan sanggup dilakukan asalkan tetap memeperhatikan kaidah keamanan pangan. Seperti pengunakan pembungkus makanan disyaratkan dalam keadaan bersih serta tidak berasal dari petunjuk yang menimbulkan racun serta cemaran lainnya.

Mutu bahan makanan yang baik dapat dilihat melalui ciri-ciri fisik dan mutunya dalam hal bentuk, warna, kesegaran, bau dan lainnya. Petunjuk makanan yang baik terbebas dari kerusakan dan pencemaran baik cemarn fisik, kimia termasuk pestisida, biologis lalu radioaktif. Bahan makanan yang digunakan dalam proses produksi makanan baik sebagai bahan baku maupun tambahan lalu penolong, harus disimpan \ yang baik.

Makanan yang tempat pengolahan serta penyimpannya tidak sama melalui tempat penyajiannya maka penting pengangkutan untuk disimpan/disajikan. Kemungkinan pada saat pengangkutan makanan dapat terjadi pengotoran/pencemaran makanan sepanjang proses pengangkutan. Pencemaran dalam pengangkutan dapat timbul karena cara pengangkutan yg kurang tepat, alat angkut yang kurang baik dri segi kualitasnya dan jalur angkut yang tidak tepat, misalnya melalui daerah yang kotor.

Semua kegiatan pengolahan makanan diharuskan dilakukan dengan cara terlindung dari kontak langsung dengan tubuh penjamah makanan. Perlindungan kontak langsung tubuh melalui makanan dilakukan dengan jalan menggunakan sarung tangan plastik dan penjepit makanan. Perkara hal yang perlu menyeleksi keberhasilan pengolahan makanan ialah tenaga pengolah makanan, trik mengolah makanan dan area mengolah makanan. Setelah makanan matang, makanan perlu disimpan bila makanan tersebut gak langsung untuk dikonsumsi. Prinsip penyimpanan makanan pada dasarnya ditujukan untuk mencegah pertumbuhan dan berkembangnya bakteri, mengawetkan makanan dan mencegah serangan hama. Untuk itu pada penyimpanan makanan perlu memperhatikan tempat penyimpanan dan suhu penyimpanan. Bila makanan dalam disimpan mudah membusuk hingga perlu disimpan dalam suhu dingin atau beku.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>